2014 tidak ada UN untuk SD?

http://www.gerbang77.com/
Jakarta - Hasil rapat koordinasi Kementerian Pendidikan memutuskan meniadakan Ujian Nasional (2014) untuk menentukan kelulusan siswa Sekolah Dasar dan Madrasah. Sebagai gantinya akan diselenggarakan Ujian Sekolah yang merupakan ujian akhir bagi para siswa SD dan Madrasah.

"Ditetapkan per 2014 untuk SD dan Madrasah tidak ada lagi UN, tapi Ujian Sekolah SD/Madrasah," kata Kapus Kurikulum dan Perbukuan Balitbang Kemendikbud, Ramon Mohandas di Kantor Kemendikbud, Jl Sudirman, Jakarta, Selasa (3/12/2013).

Peniadaan UN ini berlaku mulai tahun ajaran 2013-2014 sebagaimana diamanatkan dalam PP 32/2013. Sedanhkan soal dalam Ujian Sekolah (US) yang merupakan penggantinya, mempunyai komposisi yang berbeda dibanding UN.

"Penyelenggaraannya diserahkan ke daerah, mereka menyusun 75 persen soalnya. Sedangkan 25 persen soal lagi dari pusat sehingga pusat tetap punya indikator tingkat masing-masing sekolah," jelas Ramon.

Sebagai konsekwensi dari peniadaan UN, maka untuk raport lulusan SD tidak lagi berisi nilai-nilai dari mata pelajaran yang diujikan. Melainkan kesimpulan tentang kompetensi si anak dalam bidang tertentu.

"Jadi tidak ada lagi ranking untuk SD," sambung Ramon.

Komentar Pembaca :
  1. Ini merupakan salah satu kemunduran Pendidikan di Indonesia.
  2. Dengan Ujian Nasional SD dierahkan kepada daerah, maka ruang KKN di negara ini semakin terbuka lebar.
  3. Kalau hal ini tidak segera diperbaharui, ketahui bahwa mutu pendidikan Indonesia semakin terjun ke jurang kehancuran.
Share dan Dapatkan Berkat-Nya :
 
Support : Creating Website | Johny Template | Kelurahan Kemanggisan
Copyright © 2012-2014. Bimbel Generasi Bangsa - All Rights Reserved
BIMBEL GENERASI BANGSA
Design By www.browalas.com